JAKARTA — Teknologi superkonduktor disebut berpotensi menjadi “game changer” dalam mendukung ambisi transisi energi nasional yang tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. Anggota Senat Akademik Institut Teknologi PLN (ITPLN), Andika Widya Pramono, menilai pemanfaatan teknologi superkonduktor ini dapat memperkuat modernisasi sistem kelistrikan nasional sekaligus menekan kerugian energi secara signifikan. “Superkonduktor mampu meningkatkan...