BOGOR — Fakultas Teknologi dan Bisnis Energi (FTBE) Institut Teknologi PLN (ITPLN) mendorong penerapan pengelolaan gudang yang efisien dan ramah lingkungan melalui Workshop Warehouse Management System (WMS) di SMK Negeri 1 Cileungsi, Kamis, 18 Desember 2025 lalu.
Ketua Tim PKM FTBE ITPLN, Taufik Hidayat mengungkapkan, penerapan WMS ini merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi siswa Program Keahlian Teknik Logistik agar siap menghadapi kebutuhan industri modern.
Menurutnya, pengelolaan gudang saat ini tidak lagi sekadar soal pencatatan stok, melainkan menuntut efisiensi, ketepatan, dan keberlanjutan.
“Melalui workshop Warehouse Management System ini, kami ingin membekali siswa dengan wawasan praktis tentang pengelolaan gudang modern yang efisien sekaligus berkelanjutan sebagai bekal menghadapi dunia industri,” ujar Taufik dalam keterangannya, Senin, 29 Desember 2025.
Workshop ini, lanjut Taufik, melibatkan tim dosen lintas disiplin, yakni Lia Nur Octavia, Dr. Giri Wahyu Alam, serta Fadjri Sayyid Rahman, bersama dua mahasiswa Teknik Industri ITPLN. Materi disusun untuk memperkenalkan konsep WMS sekaligus pendekatan Lean and Green Warehouse.
Konsep Lean and Green Warehouse, jelasnya, menggabungkan pengurangan pemborosan dan prinsip ramah lingkungan.
“Lean berfokus pada efisiensi, Green menekankan keberlanjutan. Keduanya dapat diintegrasikan melalui WMS untuk menciptakan sistem pergudangan yang optimal,” kata Taufik.
Sementara itu, dosen ITPLN lainnya, Giri Wahyu Alam memberikan pengenalan ITPLN. Dikatakan Giri, ITPLN merupakan perguruan tinggi yang fokus pada bidang energi dan transisi energi. Selanjutnya, dosen ITPLN yang lain, Lia Nur Octavia turut membahas konsep dasar Warehouse Management System, mulai dari fungsi, manfaat, hingga contoh penerapan di industri usai siswa SMKN 1 Cileungsi mengikuti pre test sebelumnya.
“WMS membantu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas pengambilan keputusan dalam pengelolaan gudang,” kata Lia.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri dan Masyarakat SMKN 1 Cileungsi, Elvi Eryani, menyambut positif kegiatan tersebut. Dia menegaskan, materi WMS yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan siswa SMKN 1 Cileungsi.
“Kami berharap kerja sama dengan ITPLN dapat terus berlanjut,” katanya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui kuis, diskusi, serta studi kasus penerapan WMS pada usaha bengkel otomotif. Sesi ditutup dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta.
Di lokasi yang sama, Kepala Konsentrasi Keahlian Teknik Logistik SMKN 1 Cileungsi, Junaidi Abdul Azis, menilai materi yang diberikan sejalan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Konsep Warehouse Management System serta Lean and Green sangat relevan dengan kompetensi yang dibutuhkan industri saat ini,” katanya.
Melalui kegiatan ini, FTBE ITPLN berharap dapat terus berkontribusi dalam penguatan pendidikan vokasi dan membangun sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah kejuruan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif.***