JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) menjadi tuan rumah program berbagi bingkisan Ramadan bertajuk Cahaya Berkah Ramadan 1447 H di Masjid Nurul Ilmi ITPLN. Program ini merupakan hasil sinergi ITPLN, YBM PLN , dan PLN Group dengan membagikan bingkisan Ramadan kepada masyarakat Jakarta di sekitar kampus, anak yatim, hingga sivitas akademika ITPLN.
Dalam kesempatan itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan pentingnya kesiapan mental dan karakter mahasiswa ITPLN dalam menghadapi tantangan transisi energi.
“Kalau adik-adik mahasiswa tidak siap menghadapi tantangan, lebih baik masuk universitas yang biasa-biasa saja. Kalau ke ITPLN, harus siap menghadapi tantangan,” ujar Darmawan di Masjid Nurul Ilmi ITPLN, Rabu, 25 Februari 2026.
Menurut Darmawan, tantangan merupakan bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup, termasuk dalam membangun sektor energi nasional. Ia mengaitkan momentum Ramadan dengan pesan keteguhan iman dan optimisme, seraya menyinggung nilai-nilai keteladanan dalam ajaran Islam.
“Dalam kondisi sesulit apa pun, selalu ada cahaya dan harapan baru,” katanya.
Selain penerima manfaat dan sivitas akademika, kedatangan Darmawan Prasodjo ke kampus ITPLN disambut juga oleh Ketua Umum YPK PLN, Supriyadi, Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Andi Adchaminurdin, General Manager PLN UIT JBB, Himel Sihombing, Lurah Kosambi, Heri Nurdin serta para Wakil Rektor dan Kepala Rektorat ITPLN.
Darmawan mengungkapkan, nilai-nilai spiritual Ramadan selalu menjadi penguat mental dalam menghadapi masa sulit. Dia juga menyinggung kondisi penuh tantangan dialami Nabi Muhammad SAW. Salah satunya ketika fase Nabi Muhammad SAW mengalami jeda turunnya wahyu.
Namun, kata dia, Allah SWT selalu menghadirkan harapan baru, sebagaimana pesan dalam Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah bahwa di balik kesulitan selalu ada kemudahan.
“Dalam kondisi sesulit apa pun, Allah selalu datangkan cahaya. Malam yang gelap pasti diikuti pagi yang terang,” katanya.
Di lokasi yang sama, Rektor ITPLN Prof. Iwa Garniwa menegaskan, program berbagi bingkisan Ramadan ini merupakan wujud nilai kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial. Menurutnya, sinergi antara ITPLN dan PLN Group memiliki makna strategis karena dibangun di atas kesamaan nilai pengabdian dan kebermanfaatan berkelanjutan.
“ITPLN memiliki tanggung jawab moral untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan memiliki kepekaan sosial,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua YBM PLN mengungkapkan, program berbagi bingkisan Ramadan tahun ini dilakukan serentak di 13 lokasi. Di wilayah Jabodetabek tercatat sekitar 2.500 penerima manfaat, sementara secara nasional mencapai sekitar 23.000 penerima.
“Total zakat yang disalurkan setara kurang lebih Rp7 miliar. Ini kami harapkan menjadi cahaya yang memberi harapan, menguatkan iman, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” kata Sulistyo.
Selain penyaluran zakat, YBM PLN juga menjalankan program pembinaan bagi para muzaki, seperti tahfiz daring dan pesantren kilat, guna memperkuat pemahaman nilai-nilai Islam dan kemanusiaan selama Ramadan.
Melalui program ini, PLN Group dan ITPLN menegaskan komitmen untuk menghadirkan kebermanfaatan sosial sekaligus menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi masa depan industri energi nasional.***


