Pemkot Pariaman Gandeng ITPLN, Targetkan Satu Keluarga Satu Sarjana

  • Comments: 0
  • Posted by: Humas

PARIAMAN — Pemerintah Kota Pariaman melanjutkan kerja sama strategis dengan Institut Teknologi PLN (ITPLN) melalui program SAGA SAJA Plus (Satu Keluarga Satu Sarjana). Program ini diarahkan untuk mencetak generasi muda Pariaman yang siap bersaing di sektor energi dan teknologi, seiring transisi energi nasional.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Pariaman Yota Balad saat membuka sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ITPLN Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Balai Kota Pariaman, Kamis, 12 Februari 2026.

Yota Balad menilai ITPLN sebagai institusi pendidikan tinggi yang strategis karena keterkaitannya langsung dengan industri energi nasional dan BUMN. Ia menegaskan, Pemkot Pariaman ingin generasi muda tidak sekadar menjadi penonton dalam perubahan industri, tetapi tampil sebagai pelaku utama.

“Kami ingin pemuda Pariaman menjadi pemain utama di industri energi masa depan. Kerja sama ini membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak kita,” ujar Yota Balad di lokasi, Kamis, 12 Februari 2026.

Ia juga menyebutkan, pada 2026 sudah ada putra-putri Pariaman yang lulus dari ITPLN dan memperoleh ikatan kerja. Menurutnya, pendidikan merupakan jalur tercepat untuk memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Wakil Rektor I ITPLN Prof. Susy Fatena Rostiyanti menjelaskan, ITPLN menerapkan sistem pembelajaran SMART 4-4-2. Skema ini memadukan 40 persen teori akademik, 40 persen pembelajaran berbasis pemecahan masalah bersama praktisi industri energi, serta 20 persen pengalaman lapangan melalui kunjungan industri, kuliah tamu, dan praktik langsung.

“Mahasiswa tidak hanya kuat secara teori, tetapi terbiasa menghadapi persoalan riil di industri,” kata Susy.

Untuk menunjang pembelajaran terapan, ITPLN menyiapkan fasilitas berbasis industri, seperti VR Laboratory untuk simulasi sistem energi, EV Conversion Workshop untuk praktik kendaraan listrik, serta program sertifikasi internasional gratis, termasuk sertifikasi Microsoft dan bahasa Inggris.

ITPLN juga menerapkan pemetaan karakter dan potensi mahasiswa melalui ITPLN Student Profile. Melalui sistem ini, mahasiswa dipersiapkan menjadi future leader dan high achiever, sekaligus diprioritaskan dalam program beasiswa lanjutan, organisasi strategis, hingga rekomendasi ikatan kerja di lingkungan PLN Group.

Menurut Susy, sektor energi tetap menjadi bidang strategis dan relatif stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global. Karena itu, ITPLN menyiapkan lulusan yang tidak hanya bergelar sarjana, tetapi juga mengantongi sertifikat kompetensi sesuai kebutuhan industri.

Dari sisi keterserapan lulusan, ITPLN mencatat capaian tinggi. Berdasarkan tracer study, 92 persen lulusan terserap ke dunia kerja, dengan 32 persen direkrut sebelum wisuda. Alumni ITPLN bekerja di berbagai perusahaan nasional dan multinasional, seperti PLN Group, Pertamina, Huawei, BCA, hingga Freeport, dengan potensi rata-rata gaji awal mencapai Rp12,5 juta.

Pada kesempatan yang sama, Senior Manajer Keuangan, Komunikasi, dan Umum ITPLN Bambang Santoso mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan Pemkot Pariaman. Ia menyebutkan, pada September 2025 sebanyak 109 mahasiswa ITPLN resmi bergabung dengan PLN Group melalui program ikatan kerja.

“Selain itu, ada program ikatan kerja bagi 150 lulusan terbaik dan 100 lulusan terbaik program reguler lainnya yang diproyeksikan langsung bekerja di PLN,” tegas Bambang.

Ia menegaskan, PT PLN (Persero) tidak hanya berfokus pada keandalan listrik, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia unggul. ITPLN hadir sebagai bagian dari komitmen tersebut untuk menjawab tantangan transformasi energi dan perkembangan industri masa depan.

Melalui sosialisasi ini, ITPLN berharap putra-putri terbaik Kota Pariaman memperoleh gambaran utuh mengenai peluang pendidikan dan karier di sektor energi, sehingga dapat merencanakan masa depan dengan lebih terarah dan optimistis.***

Author: Humas