DEPOK — Dosen Institut Teknologi PLN (ITPLN), Tommy Iduwin, resmi meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya dalam sidang promosi doktor Program Studi Doktor (S3) Departemen Teknik Sipil, Universitas Indonesia.
Disertasi berjudul “Pengembangan Model Lendutan Struktur Paving Block Sebagai Lapis Permukaan Dengan Pendekatan Kekakuan Ekuivalen Pada Struktur Jalan Lentur” itu diuji dalam sidang terbuka yang digelar di Gedung Fakultas Teknik UI, Jumat, 9 Januari 2026.
Dalam penelitiannya, Tommy mengembangkan model struktur paving block berbasis respons lentur untuk meningkatkan representasi kinerja struktural perkerasan jalan, khususnya pada sistem paving block–sand bedding. Pendekatan ini ditujukan untuk menjawab keterbatasan metode empiris yang selama ini banyak digunakan dalam analisis perkerasan paving block.
“Penelitian ini berfokus pada analisis karakteristik mekanik concrete paving block (CPB) dan paving block porus sebagai lapis permukaan jalan,” ujar Tommy di lokasi, Jum’at, 9 Januari 2026.
Pengujian dilakukan melalui pendekatan kuat tekan, kepadatan material, serta karakteristik porositas guna merepresentasikan kekakuan material secara lebih konsisten.
Selain karakteristik material, penelitian juga menganalisis respons struktural paving block terhadap beban melalui pengujian lendutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa interaksi antara paving block dan lapisan sand bedding dapat dimodelkan sebagai satu kesatuan struktur dengan pendekatan kekakuan ekuivalen.
Model struktur yang dikembangkan mengadaptasi konsep perkerasan lentur dengan mempertimbangkan modulus elastisitas paving block, tebal sand bedding, mutu material, serta beban yang bekerja. Pendekatan ini dinilai mampu memberikan gambaran kinerja struktural yang lebih akurat dibanding metode konvensional.
Validasi model dilakukan menggunakan 729 data pengujian untuk pengembangan model dan 243 data untuk proses validasi. Hasilnya, terdapat kesesuaian yang kuat antara lendutan hasil pengukuran dan prediksi model, dengan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) di bawah 6 persen serta koefisien determinasi (R²) di atas 0,94.
Penelitian ini dinilai menutup celah pengetahuan dalam analisis respons struktural paving block, terutama dalam memodelkan interaksi paving block dan sand bedding sebagai sistem struktural terpadu.
Sidang promosi doktor dipimpin oleh Prof. Ir Yanuar M. Eng., M.Sc. sebagai ketua sidang, dengan Prof. Dr. Sigit Pranowo Hadiwardoyo, DEA. sebagai promotor dan Prof. Dr. Ir. Andri Irfan Rifai, M.Eng.Tech., ASEAN Eng. sebagai ko-promotor.
Adapun tim penguji terdiri atas Ayomi Dita Rarasati, S.T., M.T., Ph.D. selaku ketua tim penguji, serta Prof. Dr. Ir. Sutanto, M.Eng., Prof. Ir. R. Jachrizal Sumbarta, M.Sc. (Eng.), Ph.D., dan Dr. Ir. Herry Trisaputra Zuna, S.E., M.T.
Sebagai tindak lanjut, Tommy merekomendasikan pengembangan model berbasis tegangan–regangan, kajian pengaruh kondisi lingkungan terhadap kinerja struktural, serta pengembangan model dengan beban lalu lintas dinamis agar dapat diaplikasikan secara lebih luas di lapangan.***
