Fokus Pemulihan, YPK Salurkan Bantuan untuk Pensiunan PLN Terdampak Bencana di Sumatra

  • Comments: 0
  • Posted by: Humas

JAKARTA — Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan (YPK) PLN bersama Ikatan Keluarga Pensiunan Listrik Negara (IKPLN) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi pensiunan PLN dan keluarga terdampak bencana banjir di Sumatra.

Bantuan difokuskan tidak hanya untuk tanggap darurat, tetapi juga pemulihan pascabencana di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Ketua Umum YPK PLN Supriyadi mengatakan, YPK tidak ingin absen dalam gerakan solidaritas membantu korban bencana di Sumatra meski keterbatasan jarak membuat manajemen YPK tidak bisa hadir langsung di lokasi. Pada kesempatan ini, YPK PLN menggelontorkan bantuan sebesar Rp150 juta untuk korban bencana melalui IKPLN.

“Kami tidak bisa hadir secara fisik, tetapi kami kirimkan apa yang bisa kami lakukan. Jangan dilihat dari nilai rupiahnya, melainkan niat baik dan kepedulian kami,” ujar Supriyadi dalam kegiatan penyaluran bantuan, Rabu, 24 Desember 2025.

Menurut Supriyadi, YPK PLN menyalurkan bantuan melalui dua jalur. Pertama, melalui IKPLN yang menyasar pensiunan dan keluarga besar PLN yang terdampak langsung. Kedua, melalui Institut Teknologi PLN (ITPLN) untuk membantu mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana di wilayah Sumatra.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban korban sekaligus menjadi pengingat pentingnya solidaritas antarkeluarga besar PLN.

“Semoga ini menjadi kebaikan untuk kita semua dan semoga kita dijauhkan dari musibah,” kata Supriyadi.

Sementara itu, Ketua Umum IKPLN Syamsul Huda menyampaikan total dana hasil penggalangan dari pensiunan PLN, termasuk dari YPK PLN mencapai hampir Rp 1 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan darurat sekaligus pemulihan pascabencana.

“Antusiasme pensiunan dan keluarga besar PLN luar biasa. Dana yang terkumpul cukup besar dan akan kami salurkan sesuai amanah,” kata Syamsul.

Syamsul menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan dengan berkoordinasi langsung dengan pengurus IKPLN daerah di tiga provinsi terdampak. Berdasarkan tingkat kerusakan dan dampak banjir, bantuan dibagi dengan komposisi 40 persen untuk Aceh, 35 persen untuk Sumatra Utara, dan 25 persen untuk Sumatra Barat.

Aceh mendapat porsi terbesar karena dampak banjir dinilai paling parah. “Kondisi di Aceh cukup memprihatinkan, sehingga bantuannya lebih besar,” ucapnya.

Sebagian dana telah disalurkan untuk tahap awal tanggap darurat, sementara sisanya disiapkan untuk mendukung proses pemulihan pascabencana. IKPLN, kata Syamsul, juga berkomitmen mempertanggungjawabkan seluruh dana yang diterima secara transparan.

“Kami akan memastikan dana ini sampai kepada yang berhak dan digunakan sesuai peruntukannya,” kata dia.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya gotong royong keluarga besar PLN untuk membantu sesama yang terdampak bencana alam di Sumatra, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di masa krisis.***

Author: Humas