Resmi Diluncurkan, Educanteen ITPLN Bisa Pesan Makan Digital hingga Pantau Gizi

  • Comments: 0
  • Posted by: Humas

JAKARTA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) meresmikan Educanteen, inovasi kantin berbasis teknologi informasi yang memungkinkan mahasiswa melakukan pemesanan makanan secara digital sekaligus memantau kandungan gizi.

Manajer Bagian Usaha dan Inkubasi Bisnis (BUIB) ITPLN, Abdul Haris, mengatakan Educanteen lahir dari upaya kampus menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman, fungsional, dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa.

“Di bawah berbagai keterbatasan, kami mencoba membuat inovasi agar ruang publik kampus, khususnya kantin, menjadi lebih nyaman. Ini adalah bagian dari janji kami, meskipun masih banyak kekurangan dan akan terus kami sempurnakan,” ujar Abdul Haris saat peresmian Educanteen, Selasa, 16 Desember 2025.

Tak hanya menghadirkan sistem digital, ITPLN juga melakukan penataan fisik area kantin. Area makan kini didesain sebagai ruang interaksi mahasiswa, dengan konsep tempat duduk melingkar dengan payung besar yang memungkinkan diskusi kelompok dan nyaman ditempati.

Area makan ini ditempatkan di titik-titik strategis, termasuk di kawasan Taman Kolaborasi ITPLN, agar mahasiswa tetap nyaman berdiskusi dan beraktivitas meski di ruang terbuka.

“Kami ingin kantin tidak hanya menjadi tempat makan, tapi juga ruang kolaborasi dan diskusi mahasiswa,” ujar Abdul Haris.

Dari sisi layanan, Educanteen memungkinkan mahasiswa melihat daftar menu, memilih makanan, hingga memperoleh informasi kandungan gizi sebelum melakukan pemesanan.

“Mahasiswa bisa mengecek makanan yang akan dibeli. Di situ ada informasi kandungan gizi, lalu bisa langsung dipesan dan di-checkout tanpa harus antre di kantin,” jelasnya.

Untuk tahap awal, metode pembayaran masih menggunakan sistem tunai. Namun, Abdul Haris memastikan integrasi pembayaran digital seperti e-wallet akan segera diaktifkan.

“Sistem pembayaran digital sebenarnya sudah kami uji coba. Ke depan akan kami aktifkan kembali setelah mekanismenya benar-benar siap,” kata dia.

Di sisi pengelola, ungkapnya, sistem Educanteen memungkinkan pemilik kantin melakukan verifikasi pesanan, memantau jumlah transaksi, serta melihat laporan pendapatan harian secara real time.

Ke depan, data pembelian makanan mahasiswa juga akan diintegrasikan dengan pusat kesehatan kampus. Integrasi ini bertujuan untuk memantau pola konsumsi dan kondisi kesehatan mahasiswa secara berkelanjutan.

“Harapannya, dari data tersebut kita bisa melihat pola makan mahasiswa dan mengaitkannya dengan kondisi kesehatannya,” ucap Abdul Haris.

Ia menambahkan, Educanteen masih akan terus dikembangkan, termasuk rencana penambahan layanan pengantaran makanan yang diharapkan dapat membuka sumber pendapatan baru.

Peresmian Educanteen menegaskan komitmen ITPLN dalam mendorong transformasi digital kampus sekaligus menghadirkan ruang kolaboratif yang mendukung aktivitas akademik dan nonakademik mahasiswa.***

Author: Humas