Antusiasme Gelombang Pertama Uji Kompetensi Bidang Distribusi Kelistrikan Peserta Dipantau Langsung Dirut PT STT dan Rektor Institut Teknologi PLN

Dikutip dari ListrikIndonesia.com 

PT. STT dan IT-PLN merupakan salah satu anak perusahaan YPK PLN yang telah ditunjuk oleh Dirjen Ketenagalistrikan ( DJK ) sebagai salah satu Lembaga Sertifikasi Kompetensi ( LSK ) di Indonesia untuk menyelenggarakan Uji Kompetensi Bidang Kelistrikan.Listrik Indonesia | Pada 5-November-2020 adalah hari pertama dan gelombang pertama Uji Kompetensi Bidang Distribusi yang dilakukan oleh peserta asal Papua dan dipantau langsung oleh Direktur Utama PT Sentra Teknologi Terapan ( PT. STT ), Rektor Institut Teknologi/IT-PLN, dan para assesor yang ahli dalam bidang tersebut.

Pada gelombang pertama uji kompetensi ini yaitu bidang distribusi dengan peserta sebanyak 21 Mahasiswa dari Pemda Papua. Pada hari pertama para Mahasiswa terlihat serius mengikuti pembekalan teori bidang distribusi kelistrikan. Uji Kompetensi pada hari pertama dilakukan selama 9 jam mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB.

 Setelah mendapatkan teori pembelajaran, nantinya para peserta akan mengerjakan soal-soal dari penyelenggara. Adapun Tempat Uji Kompetensi ( TUK ) yang digunakan merupakan TUK milik Institut Teknologi PLN yang cukup lengkap fasilitas dan sesuai kebutuhan sertifikasi. 

PT. STT selaku penyelenggara uji kompetensi yang bekerja sama dengan IT-PLN tampak serius dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di sektor ketenagalistrikan melalui pelatihan maupun uji kompetensi.

Direktur Utama PT. STT Dr. Ir. Pawenary, M.T., MPM memaparkan, saat ini ada 2 gelombang uji kompetensi ini yaitu : Gelombang pertama pada hari ini tgl 5 – 7 Nopember 2020 sebanyak 21 Mahasiswa dari Pemda Papua, dan Gelombang ke 2 pada tgl 9 – 11 Nopember 2020 sebanyak 22 Mahasiswa dari Kelas Kerja sama IT-PLN – PLN ( Persero ).  Selebihnya sudah mengantri gelombang berikutnya baik dari instansi/lembaga dan perorangan yang ingin mengikuti sertifikasi.

“Sertifikasi sangat penting untuk para pekerja di sektor ketenagalistrikan karena dalam mengeluarkan sertifikasi tidak sembarang orang terpilih. Karena itu, uji kompetensi ini kita kerjakan secara serius dengan pantauan langsung oleh para assessor yang ahli dibidangnya,” ujarnya.

Adapun Sebagai Ketua Assesor saat ini adalah Nurmiati S.T., M.T.  Assesor 1 Ir. Ipung Purwomarwanto, ME., MBA. dan Assesor 2 Bapak Tony Koerniawan, S.T., M.T. serta Penganggung Jawab Teknik Novi Gusti Pahiyanti, S.T., M.T. 

Pawenary menambahkan, bahwa ujian ini merupakan salah satu sertifikasi kompetensi yang ditawarkan dari 4 Sertifikasi Kompetensi yaitu ( Bidang Pembengkit, Bidang Transmisi, Bidang Distribusi, dan Bidan Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik ( IPTL ).

“Hari pertama itu pembekalan teori lalu dilanjut ujiannya, hari kedua Praktik secara online dan hari ketiga tes lisan atau wawancara,”terangnya.

Dalam kegiatan uji kompetensi hari pertama turut dipantau oleh Rektor IT-PLN Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa Mulyana, M.T. Ia menyampaikan bahwa uji kompetensi ini merupakan salah satu syarat yang di sepakati antara kampus dengan para mahasiswa yang akan lulus menyelesaikan studinya di Institut Teknologi PLN dengan mendapatkan selain ijazah dan transkrip, mahasiswa juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi pendamping ijazah ( SKPI ) seperti yang di persyaratkan oleh Dikti saat ini.

Bagi instansi/lembaga dan perorangan yang ingin mendaftar dalam uji kompetensi dibidang kelistrikan dapat mengirimkan data diri ke email : [email protected] (CR)

06-11-2020
REKTORAT